Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Oktober: Pertamax Turun!

Pertamina mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi secara serentak di seluruh Indonesia.
Ilustrasi - Salah seorang petugas SPBU Pertamina tengah mengisi BBM Pertamax Green. Foto: Pertamina

Malang, inimalangraya.com,- Pada hari ini, Selasa (1/10), Pertamina mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi secara serentak di seluruh Indonesia. Penyesuaian ini berlaku untuk beberapa produk unggulan seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina DEX.

Dilansir dari laman pertamina.com, kebijakan ini sejalan dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang memberikan formula baru untuk penetapan harga dasar BBM.

Di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, harga Pertamax turun sebesar Rp850 menjadi Rp12.100 per liter dari harga sebelumnya Rp12.950. Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan Rp950, kini menjadi Rp12.700 per liter. Untuk BBM jenis Pertamax Turbo, harganya turun Rp1.220 menjadi Rp13.250 per liter. Produk Dexlite pun ikut mengalami penurunan sebesar Rp1.350, sehingga kini dijual seharga Rp12.700 per liter. Pertamina DEX mengalami penyesuaian harga yang cukup besar, turun Rp1.400 menjadi Rp13.150 per liter.

Harga BBM di Wilayah Jawa Timur

Di wilayah Jawa Timur, harga BBM juga mengalami penurunan yang sama. Harga Pertamax kini berada di Rp12.100 per liter, Pertamax Green 95 di Rp12.700 per liter, dan Pertamax Turbo dihargai Rp13.250 per liter. Dexlite dan Pertamina DEX masing-masing dijual dengan harga Rp12.700 dan Rp13.150 per liter. Di Pertashop, harga Pertamax sedikit lebih murah, yakni Rp12.000 per liter.

Meskipun harga BBM non-subsidi mengalami penurunan, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil. Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di Rp6.800 per liter. Stabilnya harga BBM subsidi ini diharapkan dapat terus menjaga daya beli masyarakat.

Penurunan harga BBM non-subsidi ini diharapkan membawa dampak positif bagi pengguna kendaraan bermotor, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu. Penurunan ini juga diharapkan mampu meringankan beban biaya transportasi dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sumber: Pertamina

Tinggalkan Komentar