Harga Sembako Terkini Kota Malang Mayoritas Naik

Kota Malang, inimalangraya.com,- Harga bahan pokok di Kota Malang sebagian besar terpantau naik, berdasarkan catatan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) setempat. Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga pada awal pekan.
Berdasarkan catatan dari Diskopindag Kota Malang, harga beberapa komoditas utama terpantau naik sejak awal pekan. Harga beras medium naik dari Rp 13.600 menjadi Rp 14.200 per kilogram, sementara cabai bawang merah turun dari Rp 28.000 menjadi 22.000 per kilogram. Daging sapi murni yang sering menjadi acuan harga bahan pokok juga terjaga stabil di Rp 120.000 per kilogram, Kamis (3/10)
Selain itu, telur ayam ras naik dari Rp 24.500 menjadi Rp 25.000 per kilogram. Namun, cabai merah keriting dan besar tetap stabil di angka Rp 20.000 per kilogram.
Pemantauan Harga Sembako Terkini
Berikut harga sembako terbaru di Kota Malang per hari ini, Kamis, 3 Oktober 2024:
Beras Premium: Rp 15.200/kg
Beras Medium: Rp 14.200/kg
Gula pasir dalam negeri: Rp 17.000/kg
Minyak goreng kemasan Sederhana: Rp 36.000/2 liter
Minyak goreng MINYAKITA: Rp 15.000/liter
Daging:
- sapi murni: Rp120.000/kg
- ayam broiler: Rp 34.000/kg
- ayam kampung: Rp 60.000/kg
Telur ayam ras: Rp 25.000/kg
Telur ayam kampung: Rp 60.000/kg
Cabai:
- merah keriting: Rp 20.000/kg
- merah besar: Rp 20.000/kg
- rawit merah: Rp 32.000/kg
Bawang merah medium: Rp 22.000/kg
Bawang putih: Rp 24.000/kg
Susu:
- kental manis merek Bendera 397 gr: Rp 13.000/kl
- kental manis merek Indomilk 397 gr: Rp 13.000/kl
- bubuk merek Bendera 400 gr: 45.000/dos
- bubuk merek Indomilk 400 gr: 47.000/dos
Tepung Segitiga Biru: Rp. 12.000/kg
Gas elpiji: Rp 19.000/ tabung
Garam bata: Rp 1.000/ buah
Garam halus: Rp 9.000/kg
Naik dan turunnya harga bahan pokok di Kota Malang dapat disebabkan karena faktor eksternal seperti cuaca, distribusi, dan permintaan pasar menjadi penyebab utama perubahan harga tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok agar dapat merencanakan pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak.
Dengan informasi harga yang akurat, rumah tangga dapat menyusun prioritas pengeluaran dan mengoptimalkan anggaran belanja mereka. Pemantauan harga yang konsisten juga membantu pedagang dalam mengatur stok barang dan merespons perubahan pasar secara tepat waktu.
Sumber: Diskopindag Kota Malang
BACA JUGA
