Harga Bahan Pokok Kota Malang Turun: 10 Oktober 2024

Kota Malang, inimalangraya.com,- Harga bahan pokok di Kota Malang mayoritas terpantau turun, berdasarkan catatan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) setempat. Beberapa komoditas mengalami penurunan harga pada awal pekan.
Berdasarkan catatan dari Diskopindag Kota Malang, harga beberapa komoditas utama terpantau turun sejak awal pekan. Harga beras medium turun dari Rp 14.200 menjadi Rp 13.800 per kilogram, sementara cabai merah keriting dan besar stabil di Rp 20.000 per kilogram. Daging sapi murni yang sering menjadi acuan harga bahan pokok juga terjaga stabil di Rp 120.000 per kilogram, Kamis (10/10)
Selain itu, dagng ayam broiler turun dari Rp 34.000 menjadi Rp 23.667 per kilogram. Namun, telur ayam broiler stabil di angka Rp 25.000 per kilogram.
Pemantauan Harga Sembako Terkini
Berikut harga sembako terbaru di Kota Malang per hari ini, Kamis, 10 Oktober 2024:
Beras Premium: Rp 14.450/kg (15.200)
Beras Medium: Rp 13.800/kg (14.200)
Gula pasir dalam negeri: Rp 16.833/kg (17.000)
Minyak goreng kemasan Sederhana: Rp 32.783/2 liter (36.000)
Minyak goreng MINYAKITA: Rp 15.117/liter (15.000)
Daging:
- sapi murni: Rp120.000/kg
- ayam broiler: Rp 33.667/kg (34.000)
- ayam kampung: Rp 60.833/kg (60.000)
Telur ayam ras: Rp 25.000/kg
Telur ayam kampung: Rp 58.333/kg (60.000)
Cabai:
- merah keriting: Rp 20.000/kg
- merah besar: Rp 20.000/kg
- rawit merah: Rp 32.000/kg
Bawang merah medium: Rp 26.333/kg (22.000)
Bawang putih: Rp 33.833/kg (24.000)
Susu:
- kental manis merek Bendera 397 gr: Rp 13.000/kl
- kental manis merek Indomilk 397 gr: Rp 13.000/kl
- bubuk merek Bendera 400 gr: 45.833/dos
- bubuk merek Indomilk 400 gr: 47.000/dos
Tepung Segitiga Biru: Rp. 12.000/kg
Gas elpiji: Rp 19.000/ tabung
Garam bata: Rp 1.000/ buah
Garam halus: Rp 9.000/kg
Meskipun sebagian besar harga bahan pokok di Kota Malang stabil, beberapa komoditas masih berpotensi mengalami fluktuasi. Faktor eksternal seperti cuaca, distribusi, dan permintaan pasar menjadi penyebab utama perubahan harga tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok agar dapat merencanakan pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak.
Dengan informasi harga yang akurat, rumah tangga dapat menyusun prioritas pengeluaran dan mengoptimalkan anggaran belanja mereka. Pemantauan harga yang konsisten juga membantu pedagang dalam mengatur stok barang dan merespons perubahan pasar secara tepat waktu.
Sumber: Diskopindag Kota Malang
BACA JUGA

