Gugatan Hukum Terbaru Perkuat Tuduhan Pelecehan Seksual Sean ‘Diddy’ Combs

Pelecehan Seksual Sean 'Diddy' Combs
Sean 'Diddy' Combs kini dapatkan enam gugatan tuduhan pelecehan seksual (X/@SeanCombs)

New York, inimalangraya.com  – Rapper gaek Sean “Diddy” Combs kini hadapi enam gugatan hukum pelecehan seksual terbaru pada Senin, (14/10/2024).

Dikutip dari Associated Press, tuduhan terbaru adalah serangan maestro rap itu terhadap anak di bawah umur.

Gugatan hukum perdata diajukan sebulan setelah Combs didakwa secara pidana atas apa yang digambarkan jaksa sebagai skema perdagangan seks dan pemerasan yang sudah berlangsung puluhan tahun lamanya.

Pengacara Combs tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Senin.

Rapper tersebut telah membantah melakukan kesalahan dalam kasus perdata lainnya yang menjeratnya dan mengaku tidak bersalah dalam kasus pidananya.

Penggugat anonim baru saja ajukan gugatan hukum di pengadilan federal New York.  Satu orang lagi, seorang pria, tuduh Combs menyerangnya saat ia masih di bawah umur.

“Selama beberapa dekade, Sean Combs melakukan kekerasan, pelecehan, pemerkosaan, penyerangan, ancaman, dan pemaksaan terhadap wanita, pria, dan anak di bawah umur untuk kepuasan seksual. Tujuannya adalah menegaskan dominasi serta menyembunyikan perilakunya yang menjijikkan,” kata salah satu gugatan hukum yang diajukan oleh penggugat John Doe.

Penggugat pria tersebut katakan ia dapatkan pelecehan seksual selama pesta di rumah besar Sean ‘Diddy’ Combs di Hamptons pada tahun 1998.

Rapper tersebut menyuruhnya melepas celananya dan tersangka membelai alat kelaminnya, dimana saat itu ia berusia 16 tahun.

Gugatan Pelecehan Seksual Sean ‘Diddy’ Combs Dipastikan Bertambah

Penangkapan Combs adalah pada bulan September. Dakwaan tersebut adalah tiga tuduhan kejahatan berat atas persekongkolan pemerasan, perdagangan seks, dan transportasi untuk terlibat dalam prostitusi.

Ia mengaku tidak bersalah pada tanggal 17 September.

Seorang hakim menolak permintaan jaminan Combs pada tanggal 10 Oktober dan menetapkan tanggal persidangan pada tanggal 5 Mei 2025.

Gugatan hukum pada hari Senin diajukan oleh pengacara yang berkantor di Houston, Tony Buzbee, yang mengatakan bahwa ia mewakili 120 orang yang menuduh Combs melakukan pelecehan.

Firma Hukum Buzbee mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana untuk mengajukan gugatan hukum tambahan terhadap Combs dalam beberapa minggu mendatang.

Tinggalkan Komentar