Harga Pangan Kota Malang terkini: Bawang Putih Rp 32 Ribu

Kota Malang, inimalangraya.com,- Harga bahan pokok di Kota Malang mayoritas terpantau mengalami fluktuasi, berdasarkan catatan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) setempat. Beberapa komoditas mengalami penurunan dan kenaikan harga pada akhir pekan.
Berdasarkan catatan dari Diskopindag Kota Malang, harga beberapa komoditas utama terpantau mengalami fluktuasi. Harga bawang putih naik dari Rp 29.000 menjadi Rp 32.333 per kilogram, sementara cabai merah keriting juga kembali naik dari Rp 13.929 menjadi 16.583 per kilogram. Daging sapi murni yang sering menjadi acuan harga bahan pokok juga naik dari di Rp 102.000 menjadi Rp 120.833 per kilogram, Kamis (31/10).
Selain itu, daging ayam broiler juga naik dari Rp 33.289 menjadi Rp 37.167 per kilogram. Telur ayam ras juga naik di angka Rp 25.167 per kilogram.
Pemantauan Harga Sembako Terkini
Berikut harga sembako terbaru di Kota Malang per hari ini, Kamis, 31 Oktober 2024:
Beras Premium: Rp 14.583/kg
Beras Medium: Rp 13.950/kg
Gula pasir dalam negeri: Rp 16.833/kg
Minyak goreng kemasan Sederhana: Rp 32.783/2 liter
Minyak goreng MINYAKITA: Rp 15.117/liter
Daging:
- sapi murni: Rp120.833/kg
- ayam broiler: Rp 37.167/kg
- ayam kampung: Rp 60.833/kg
Telur ayam ras: Rp 25.167/kg
Telur ayam kampung: Rp 58.333/kg
Cabai:
- merah keriting: Rp 20.333/kg
- merah besar: Rp 16.583/kg
- rawit merah: Rp 29.667/kg
Bawang merah medium: Rp 30.000/kg
Bawang putih: Rp 32.333/kg
Susu:
- kental manis merek Bendera 397 gr: Rp 13.000/kl
- kental manis merek Indomilk 397 gr: Rp 13.000/kl
- bubuk merek Bendera 400 gr: 45.833/dos
- bubuk merek Indomilk 400 gr: 47.000/dos
Tepung Segitiga Biru: Rp. 12.000/kg
Gas elpiji: Rp 19.000/ tabung
Garam bata: Rp 1.000/ buah
Garam dapur: Rp 9.000/kg
Meskipun sebagian besar harga bahan pokok di Kota Malang stabil, beberapa komoditas masih berpotensi mengalami fluktuasi. Faktor eksternal seperti cuaca, distribusi, dan permintaan pasar menjadi penyebab utama perubahan harga tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok agar dapat merencanakan pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak.
Dengan informasi harga yang akurat, rumah tangga dapat menyusun prioritas pengeluaran dan mengoptimalkan anggaran belanja mereka. Pemantauan harga yang konsisten juga membantu pedagang dalam mengatur stok barang dan merespons perubahan pasar secara tepat waktu.
Sumber: sembako.malangkota.go.id
BACA JUGA

