Metode Foniks Pintar: Solusi Cerdas untuk Permudah Literasi Anak

Prof. Ong Puay Hoon, seorang pakar ilmu kognitif asal Malaysia, menghadirkan solusi revolusioner melalui metode Foniks Pintar untuk tingkatkan literasi anak.
Pakar Ilmu Kognitif asal Malaysia, Prof. Ong Puay Hoon saat diwawancarai disela sela kegiatan. Foto : Vivin/Diskominfo Jatim

Jatim, inimalangraya.com,- Di tengah tantangan literasi yang dihadapi anak-anak, khususnya mereka yang mengalami disleksia, Prof. Ong Puay Hoon, seorang pakar ilmu kognitif asal Malaysia, menghadirkan solusi revolusioner melalui metode Foniks Pintar.

Dalam workshop bertajuk ‘Solusi Mudah Membaca dengan Metode Foniks Pintar’ yang berlangsung di Kantor Inspektorat Jatim, Sidoarjo, dilaksanakan mulai 24 Agustus sampai 25 Agustus 2024. Dalam workshop tersebut, Prof. Ong membagikan wawasan mendalam mengenai metode inovatif ini kepada orang tua, guru, dan terapis.

Metode Foniks Pintar adalah pendekatan pengajaran membaca yang dirancang untuk membantu anak-anak yang mengalami kesulitan belajar membaca dan menulis, termasuk mereka yang terpengaruh oleh disleksia. Menurut Prof. Ong, disleksia adalah gangguan pembelajaran yang disebabkan oleh perbedaan dalam pemrosesan otak. Metode ini bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dengan cara yang lebih alami dan efektif.

“Anak-anak dengan disleksia seringkali mengalami kesulitan dalam memahami nama huruf dan bunyinya. Dalam metode Foniks Pintar, kita fokus pada pelafalan bunyi huruf, bukan nama hurufnya,” jelas Prof. Ong.

Ia menjelaskan bahwa jika huruf B diucapkan sebagai ‘Bèh’ dan digandeng dengan huruf A menjadi ‘BA’. Dengan begitu anak-anak akan dapat lebih mudah memahami dan membaca kata-kata.

Keunggulan dan Sejarah Metode

Metode Foniks Pintar, yang telah dikembangkan selama dua dekade, mengadopsi prinsip dasar fonetik yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Prof. Ong menekankan bahwa pelafalan bunyi huruf ini mengacu pada cara bahasa lisan digunakan secara alami.

“Metode ini tidak hanya efektif untuk anak-anak dengan disleksia, tetapi juga dapat diterapkan untuk semua anak,” tambahnya.

Prof. Ong, yang juga pengembang dan pelatih utama program instruksional SMARTER phonics, menyebutkan bahwa metode ini telah menerima banyak testimoni positif dari para pendidik yang telah menerapkannya.

“Metode Foniks Pintar terbukti berhasil dalam membantu anak-anak belajar membaca dengan cara yang logis dan alami,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Jatim, Iis Hendro Gunawan, serta pemilik lembaga konsultasi khusus pendidikan Athalia’s Blessing Special Education. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak di Jawa Timur. Harapannya adalah agar dapat membantu banyak anak dalam mengembangkan keterampilan membaca dan menulis mereka.

Dengan penerapan metode Foniks Pintar, diharapkan anak-anak akan memperoleh dasar yang kuat dalam literasi sejak dini. Hal ini tentu akan memperkecil kemungkinan kesulitan belajar di masa depan, dan mempermudah proses belajar mereka.

Sumber: Diskominfo Jatim

Tinggalkan Komentar