Tangis Bahagia Drumband Jatim di PON XXI 2024

Tim Drumband (Lomba Baris Berbaris (LBB) & Lomba Unjuk Gerak (LUG)) Jawa Timur telah berhasil menghadirkan pertunjukan yang sarat akan emosi dan dedikasi tinggi
Cabor Drumband di PON XXI/2024. Sumber Foto: PB PON XXI/2024 Sumut

Medan, inimalangraya.com,- Tim Drumband (Lomba Baris Berbaris (LBB) & Lomba Unjuk Gerak (LUG)) Jawa Timur telah berhasil menghadirkan pertunjukan yang sarat akan emosi dan dedikasi tinggi, dalam debutnya di ajang Pekan Olahraga Nasional XXI. Penampilan mereka di GOR Futsal Disporasu, Medan, Sumatra Utara, pada Selasa (10/9) telah menyentuh hati para penonton dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh anggota tim.

Seperti yang dilansir laman  PON XXI Sumut, Benny Kristanto tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya yang bercampur haru usai penampilan tim Drumband Jawa Timur. Ini merupakan kali pertama Benny dan timnya berpartisipasi di PON, dan perasaan bahagia serta kelegaan yang mereka rasakan begitu mendalam.

“Rasa lega dan bahagia itu membuat saya tidak bisa menahan tangisan. Ini adalah pencapaian yang sangat berarti bagi kami,” ujar Benny.

Penampilan ini tidak hanya menjadi pencapaian pertama mereka di PON tetapi juga sebuah simbol dari perjuangan dan dedikasi mereka yang tak kenal lelah.

Persiapan yang Intensif

Pelatih Drumband (LBB & LUG), Andi Hasan Selamat, menjelaskan bahwa persiapan untuk menghadapi PON ini dimulai sejak Desember 2023. Tim ini menghabiskan waktu sekitar 9 bulan untuk latihan intensif hingga Agustus 2024.

“Kami mempersiapkan diri dengan sangat matang. Setiap latihan adalah bagian dari perjalanan menuju hari ini, dan melihat hasilnya sangat memuaskan,” kata Andi.

Tim Drumband Jatim terdiri dari 22 atlet, yakni 11 putra dan 11 putri, yang sebagian besar berasal dari Jember. Selain itu, ada 5 atlet dari kota/kabupaten lain, termasuk 3 dari Gresik serta beberapa dari Surabaya dan Sampang. Keragaman ini menunjukkan bagaimana tim ini menyatukan bakat dari berbagai daerah untuk mencapai tujuan bersama.

Benny Kristanto, yang baru tertarik pada olahraga drumband setahun lalu, mengaku bahwa pengalaman pertamanya di PON sangat emosional dan berkesan. Tangisan yang muncul merupakan luapan emosi mendalam yang mencerminkan betapa besar usaha dan dedikasi yang telah diberikan.

Perasaan yang mendalam dan hasil yang memuaskan membuat penampilan mereka di PON XXI menjadi kenangan tak terlupakan. Ini adalah contoh nyata bagaimana usaha keras dan semangat juang dapat membawa hasil yang membanggakan, bahkan jika itu hanya sekedar penampilan pertama di ajang besar.

Sumber: PON XXI Sumut

Tinggalkan Komentar