Target 10 Juta Sertifikat Halal, BPJPH Siap Akselerasi!

Jakarta, inimalangraya.com,- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sedang berupaya keras untuk mencapai target 10 juta sertifikat halal meski anggaran yang sangat terbatas. Dengan mengoptimalkan teknologi informasi, menjalin kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat, dan memberikan pelatihan kepada pelaku usaha, BPJPH optimis target tersebut dapat tercapai.
Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, menjelaskan dalam sesi wawancara di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024, bahwa anggaran tahun ini hanya sebesar 1 juta dari Kementerian Keuangan.
Aqil menekankan pentingnya kolaborasi dengan kementerian, lembaga, BUMN, dan sektor swasta untuk memfasilitasi sertifikasi halal. Pada tahun 2025, proyeksi anggaran BPJPH akan meningkat menjadi Rp1,2 juta per item.
Selain itu, Kemendagri dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan finansial untuk UMKM agar mendapatkan sertifikasi halal tanpa biaya.
BPJPH juga berupaya memperkuat kewenangannya dalam pengawasan produk halal. Aqil mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan pengawasan di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mendorong produk-produk yang belum memiliki sertifikat halal untuk segera mendaftar.
Ia menekankan pentingnya literasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa halal adalah bagian dari branding produk yang dapat meningkatkan daya saing di pasar.
Kerja Sama Internasional untuk Peningkatan Akses Pasar
Untuk memperkuat pengakuan sertifikasi halal Indonesia di pasar global, BPJPH terus meningkatkan kerja sama internasional.
Tahun ini, BPJPH berhasil menjalin Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan 24 negara. Hal itu memudahkan produsen luar untuk mendaftarkan produk mereka di Indonesia tanpa perlu sertifikasi ulang.
“Kami berfokus pada peningkatan kerja sama internasional, agar sertifikasi halal Indonesia diakui secara global,” tambah Aqil.
Dengan visi menuju Indonesia Emas 2045, BPJPH berkomitmen untuk memperkuat ekosistem halal nasional. Dengan dukungan anggaran yang lebih besar dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BPJPH optimis dapat mencapai target sertifikasi 10 juta produk halal.
Acara penandatanganan kerja sama internasional di TEI 2024 diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas produk halal Indonesia di pasar global. Hal ini mendukung industri halal yang berdaya saing tinggi di dalam dan luar negeri.
Sumber: Info Publik
BACA JUGA

