10.000 Beasiswa Baznas untuk Kado Hari Santri 2024!

Jakarta, inimalangraya.com,- Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah menginisiasi program beasiswa bagi 10.000 santri. Peluncuran program ini bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) 2024 yang diadakan di Hotel Bidakara, Jakarta.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyambut baik inisiatif ini dan berharap lembaga amil zakat lainnya dapat turut serta dalam memberikan dukungan serupa bagi para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yaqut menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Baznas, LAZ, dan pemerintah. Dia menekankan bahwa kerjasama ini esensial untuk meningkatkan pengelolaan zakat di Indonesia.
“Dengan PMA terkait perzakatan, perizinan bagi LAZ telah terbuka lebar. Potensi zakat bisa dimaksimalkan untuk kemaslahatan umat,” jelasnya.
Gus Yaqut juga menggarisbawahi potensi Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dapat disinergikan dengan Baznas.
“Dengan pengelolaan yang baik, CSR yang mencapai Rp13 triliun per tahun seharusnya bisa dikelola melalui Baznas dan LAZ,” ujarnya. Menurutnya, kerjasama ini akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat.
Optimalisasi Teknologi untuk Pengumpulan Zakat
Gus Yaqut menambahkan bahwa Kemenag dan Baznas telah membentuk Taskforce untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam proses ini.
“Generasi muda yang melek teknologi harus diberdayakan untuk mempermudah layanan keagamaan,” ujarnya. Dia berharap, inovasi ini akan membawa manfaat besar bagi LAZ dan masyarakat luas.
Ketua Baznas, KH Noor Achmad, mengungkapkan bahwa peluncuran beasiswa ini merupakan langkah berkelanjutan setelah beberapa kali dilakukan sebelumnya.
Tahun ini, 10.000 santri akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
“Kedepannya, kami berharap jumlah ini bisa meningkat menjadi 50.000 beasiswa,” tegas KH Noor Achmad.
Dengan inisiatif ini, Baznas berharap dapat terus menggali potensi zakat demi menyelamatkan manusia dan kemanusiaan melalui pendidikan.
Sumber: Kemenag RI
BACA JUGA
