Sering Makan Enak Belum Tentu Tak Alami Malnutrisi; Cek Tanda-Tandanya!

California, inimalangraya.com – Tak semua orang menyadari bahwa dirinya mengalami tanda malnutrisi karena makanan lezat yang sering mereka konsumsi.
Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Agustus menemukan bahwa banyak orang tidak konsumsi cukup zat gizi mikro yang penting untuk kesehatan, termasuk kalsium, zat besi, dan vitamin C dan E.
Sekarang, ahli gastroenterologi California, Saurabh Sethi, membagikan lima tanda jika tubuh manusia yang alami malnutrisi.
Apa saja tanda-tanda tersebut?
Kuku Rapuh
“Kuku rapuh menunjukkan kekurangan protein dan zat besi dalam makanan,” kata Sethi pada akun medsosnya.
Kuku terdiri dari protein keratin, jadi sangat penting untuk mengonsumsi banyak protein agar kuku tetap sehat dan kuat.
Lebih umum terjadi pada wanita daripada pria, kuku rapuh dapat disebabkan oleh seringnya mencuci tangan yang menghilangkan kelembapan dari kuku.
Atau penggunaan aseton untuk menghilangkan cat kuku, tinggal di cuaca dingin dan kering, atau sesuatu yang sederhana seperti penuaan. Gangguan tiroid dan anemia defisiensi besi juga jadi salah satu penyebab.
Solusinya adalah makanan yang kaya zat besi dan protein seperti daging merah, unggas, ikan, bayam, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan telur.
Kedutan Kelopak Mata
Dulu, kedutan pada kelopak mata sering terkait dengan mitos atau pertanda akan ada sesuatu terjadi.
“Kedutan pada kelopak mata atau anggota badan menunjukkan kekurangan magnesium, yang sangat penting untuk mengirimkan impuls saraf,” Sethi menjelaskan.
Miokimia adalah istilah ilmiah untuk otot orbikularis okuli, otot yang mengelilingi mata dan menutup kelopak mata, berkontraksi tanpa disadari.
Kondisi ini telah dikaitkan dengan stres, kelelahan, konsumsi kafein, ketidakseimbangan elektrolit, atau ketegangan mata karena menatap komputer terlalu lama.
Seringkali kedutan juga imbas dari obat-obatan tertentu dan, yang lebih jarang terjadi, gangguan otak dan sistem saraf.
Magnesium memainkan peran penting dalam fungsi otot. Sumber magnesium juga mudah yakni semua jenis sayuran hijau, alpukat, kacang-kacangan, tahu, gandum dan semua jenis ikan
Sendi Berbunyi
Seringkali persendian berbunyi saat digerakkan, terutama seiring bertambahnya usia.
Namun, Sethi memperingatkan kondisi ini bisa menjadi tanda peringatan kekurangan vitamin D3 atau kalsium.”
Kalsium membangun dan menjaga tulang yang kuat, sementara vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan seperti susu, ikan sarden, dan sayuran hijau.
Rambut Beruban Sebelum Waktunya
Rambut beruban sebelum waktunya terjadi ketika rambut beruban sebelum usia 20 pada orang kulit putih dan sebelum usia 30 pada orang Afrika-Amerika.
Para peneliti tidak tahu persis mengapa hal ini terjadi, tetapi mereka telah menunjuk faktor genetika, penyakit autoimun, polusi, merokok, stres, dan kekurangan vitamin.
“Hal ini menunjukkan kekurangan vitamin B12, yang sangat penting untuk produksi [sel darah merah] dan transportasi oksigen di folikel rambut,” kata Sethi. “Ini juga bisa menjadi tanda kekurangan zinc, yang memproduksi melanin untuk memberi warna pada rambut.”
Mudah Memar
Hal ini mungkin disebabkan oleh usia tua karena kulit menipis seiring bertambahnya usia; faktor genetik, karena beberapa orang lebih rentan terhadap memar; kondisi medis yang mendasarinya seperti sindrom Cushing atau sindrom Ehlers-Danlos; obat-obatan yang dapat mengurangi kemampuan darah untuk membeku, seperti aspirin atau pengencer darah; atau kekurangan vitamin.
“Ini bisa berarti Anda kekurangan vitamin C, yang bertanggung jawab untuk pembentukan kolagen ion,” Sethi berbagi. “Itu juga bisa berarti kekurangan vitamin K1, yang membantu pembekuan darah.”
BACA JUGA

