Panggil Saya Mas Yos: Biografi Sang Pelopor Musik Indonesia

Industri musik dan radio Indonesia mencatat tonggak sejarah baru bertepatan dengan peringatan Hari Radio Nasional
Peluncuran buku biografi Panggil Saya Mas Yos. Foto: Istimewa

Jakarta, inimalangraya.com,- Industri musik dan radio Indonesia mencatat tonggak sejarah baru bertepatan dengan peringatan Hari Radio Nasional. Peluncuran buku biografi Panggil Saya Mas Yos mengabadikan perjalanan hidup Marsma (Pur) R.

Suyoso Karsono, atau yang akrab disapa Mas Yos, seorang pelopor dalam sejarah musik rekaman dan radio di Indonesia. Buku ini dinilai sebagai dokumentasi penting yang menyoroti kontribusi Mas Yos terhadap perkembangan industri kreatif di Tanah Air.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga S. Uno, dalam sambutannya pada acara peluncuran buku di Jakarta, Rabu (11/9), menyatakan bahwa momen ini merupakan pencapaian berharga bagi industri musik dan radio.

Sandiaga mengatakan bahwa peluncuran buku Panggil Saya Mas Yos menandai sejarah baru dalam dokumentasi musik dan radio Indonesia. Ia menyebut buku tersebut bukan hanya sebagai catatan penting tentang kepeloporan Mas Yos, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda yang tertarik pada dunia musik dan radio.

Mas Yos: Pelopor Industri Musik dan Radio

R. Suyoso Karsono dikenal sebagai sosok yang ‘serba pertama’ dalam berbagai aspek industri musik dan radio Indonesia. Dari era analog hingga digital, kiprah Mas Yos membentuk fondasi industri yang kita kenal saat ini.

Buku ini menggambarkan tantangan yang dihadapinya dalam mengembangkan industri melodi dan rekaman di Indonesia, serta bagaimana ia membuka jalan bagi para pelaku seni dan praktisi media.

Elshinta Suyoso, putri Mas Yos sekaligus penggagas acara A Tribute to Mas Yos, menyatakan bahwa proses penulisan buku ini melalui berbagai wawancara. Wawancara dilakukan dengan penyanyi, musisi, dan pengamat yang pernah bekerja sama dengan Mas Yos.

“Kami berharap buku ini dapat menjadi sumbangsih berharga bagi industri musik dan radio Indonesia, serta memperkaya wawasan khalayak tentang sejarah dan kiprah Mas Yos,” kata Elshinta.

Ahmed Kurnia Soeriawidjaja, penulis buku Panggil Saya Mas Yos, menegaskan bahwa buku ini tidak hanya mengenang jasa-jasa Mas Yos. Buku ini juga memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi berikutnya.

“Dalam industri musik Indonesia, pengaruh Mas Yos sangat besar. Kami berharap buku ini bisa menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan industri musik dan radio di Indonesia,” ujar Ahmed.

Peluncuran buku ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari Chappy Hakim, Marsekal TNI (Purn.). Ia berharap kepeloporan Mas Yos dapat mengilhami generasi muda untuk terus berinovasi di bidang kreatif. Maestro musik, Addie MS, juga mengungkapkan bahwa buku ini adalah penghormatan bagi sosok yang telah mewarnai sejarah musik Indonesia.

Dengan terbitnya Panggil Saya Mas Yos, sejarah musik mendapatkan sebuah dokumen penting. Hal ini akan terus menginspirasi dan memberikan wawasan bagi para pelaku industri dan masyarakat luas.

Sumber: Info Publik

Tinggalkan Komentar