Warren Buffett Berbagi Rahasia Sukses Dengan Tiga Kata Ini

Inimalangraya.com – Salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett sempat berbagi rahasia raih sukses hanya dengan tiga kata.
Tiga kata tersebut, dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi Yahoo Finance Andy Serwer, adalah investasi diri sendiri.
Buffett katakan investasi pengembangan diri adalah cara pasti untuk menjadi lebih berharga 50 persen satu tahun dari sekarang.
Lebih khusus lagi, Buffett katakan berinvestasilah dalam menguasai keterampilan komunikasi tertulis dan lisan.
Menurutnya, individu manapun bisa menjadi sangat cerdas dan berbakat. Tetapi, ia tidak akan mencapai sejauh yang ia inginkan jika ia tidak dapat berkomunikasi secara efektif.
‘Setiap orang memiliki potensi yang belum mereka gunakan’, begitu kutip Buffett.
Buffett memahami pentingnya berinvestasi dalam menguasai komunikasi. Terutama berbicara di depan umum, yang dulunya ia anggap menakutkan.
Namun, semuanya berubah baginya setelah ia mengambil kursus berbicara di depan umum di Dale Carnegie.
“Atasi apa pun yang Anda rasa menjadi kelemahan Anda, dan lakukan sekarang,” katanya.
Ia juga ceritakan bahwa ia takut berbicara di depan umum saat masih muda.
“Saya menghabiskan $100 untuk mengikuti kursus Dale Carnegie, dan kursus itu mengubah hidup saya,” ceritanya.
Ia katakan menjadi begitu percaya diri dengan kemampuan barunya dimana kursus itu membantunya menjual saham di Omaha.
“Intinya, tidak seorang pun dapat mengambil apa yang Anda miliki dan setiap orang memiliki potensi yang belum mereka gunakan. Jika Anda dapat meningkatkan potensi Anda sebesar 10%, 20%, atau 30% dengan meningkatkan bakat, investasi ini tidak ada pajaknya. Inflasi juga tidak berpengaruh dengan bakat Anda. Anda akan memilikinya seumur hidup,” katanya.
Contoh Komunikasi Buruk Menurut Warren Buffett
Ia katakan komunikasi memiliki banyak bentuk terutama komunikasi antarpribadi. Contoh komunikasi buruk pertama adalan miskin informasi sebelum membuat keputusan yang tepat sehingga tidak bisa bernegosiasi.
Kedua adalah berkomunikasi secara merendahkan, memandang rekan kerja hanya sebagai objek daripada sebagai mitra berharga yang berbagi tujuan bersama.
Komunikasi buruk lainnya adalah bicara terlalu cepat dan impulsif, menyela orang lain, dan mengabaikan sudut pandang mereka dalam ketergesaan kita untuk mengekspresikan diri.
Informasi adalah kekuatan, dan merupakan salah satu cara terbaik untuk berkomunikasi secara terbuka dan membangun kepercayaan pada orang lain.
‘Balik Modal’ Investasi Kecakapan Berkomunikasi
Beberapa penelitian menghubungkan kesuksesan finansial dengan seberapa baik seseorang berkomunikasi.
Carnegie Institute of Technology melakukan satu penelitian yakni bahwa 85 persen kesuksesan seseorang berasal dari kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi, dan memimpin secara efektif, baik saat berbicara maupun mendengarkan.
Penelitian lain yang diterbitkan oleh American Journal of Small Business berupaya menemukan apa yang diyakini oleh pemilik usaha kecil sebagai faktor kunci dalam kewirausahaan yang sukses.
Karakteristik yang paling banyak dikutip adalah komunikasi lisan dan mendengarkan.
Warren Buffet sudah buktikan berinvestasi pada dirinya sendiri dengan keterampilan komunikasinya. Dan ia sudah menjadi contoh bagi para pemimpin dan pengusaha di seluruh dunia.
Siapa tahu investasinya itu jadi rahasia kesuksesan Anda
BACA JUGA

