Mengenal Lebih Dekat Susu Ikan: Alternatif Nutrisi Masa Kini

Dalam upaya mencari alternatif sumber protein yang lebih sehat, susu ikan muncul sebagai salah satu pilihan yang menjanjikan. Produk ini diyakini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, terutama protein dan asam lemak omega-3, yang sangat penting untuk kesehatan tubuh.
Ilustrasi susu ikan. Foto: AI

Surabaya, inimalangraya.com,- Dalam upaya mencari alternatif sumber protein yang lebih sehat, susu ikan muncul sebagai salah satu pilihan yang menjanjikan. Produk ini diyakini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, terutama protein dan asam lemak omega-3, yang sangat penting untuk kesehatan tubuh.

Namun, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap susu ikan, penting bagi kita untuk memahami lebih jauh tentang manfaat kesehatan yang sebenarnya dapat diperoleh dari produk ini, serta potensi risiko yang mungkin timbul.

Menurut Prof. Dr. Ir. Annis Catur Adi, M.Si., Guru Besar FKM Universitas Airlangga, istilah “susu ikan” sebenarnya kurang tepat.

“Ikan tidak memiliki kelenjar susu seperti mamalia. Jadi, produk ini lebih tepat disebut sebagai susu analog atau minuman berprotein dari ikan,” ujar Prof. Annis, Surabaya, (1/10).

Penggunaan istilah yang salah bisa membingungkan masyarakat, terutama jika informasi tersebut disebarkan tanpa pengetahuan yang mendalam.

Kandungan dan Manfaat Susu Ikan

Meski demikian, Prof. Annis tetap menghargai inovasi ini. Susu ikan analog diketahui mengandung nutrisi yang kaya, seperti protein, omega-3, selenium, dan vitamin D. Nutrisi-nutrisi tersebut sangat baik untuk pertumbuhan, perbaikan sel, kesehatan tulang, dan otak.

“Susu ikan analog dapat menjadi sumber protein tambahan yang bagus, terutama bagi mereka yang membutuhkan asupan nutrisi lebih dalam makanan sehari-hari,” tambahnya.

Dalam membandingkan susu ikan analog dengan susu sapi, Prof. Annis menekankan bahwa keduanya memiliki profil nutrisi yang berbeda.

Susu sapi kaya akan kalsium dan laktosa yang penting bagi kesehatan tulang, sementara susu ikan lebih unggul dalam kandungan protein dan omega-3, yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak.

Namun, Prof. Annis juga memperingatkan adanya risiko alergi pada susu ikan, terutama bagi individu yang sensitif terhadap histamin.

“Produk ini harus dikonsumsi dengan hati-hati, terutama bagi anak-anak atau individu yang memiliki alergi terhadap produk ikan,” tutupnya.

Sumber: Universitas Airlangga

Tinggalkan Komentar