Perlukah Minum Susu? Ini Kata Para Ahli!

Perlukah Minum Susu
Iklan salah seorang selbriti Jessica Simpson yang tuai kritik di AS karena mempromosikan produk susu (Instagram)

New York, inimalangraya.com – Netizen mempertanyakan perlukah minum susu saat memberi komentar pada unggahan Jessica Simpson di Instagram yang beriklan produk susu “Got Milk”.

Iklan yang diunggah bintang pop itu menampilkan Simpson berpose di dapur dengan kaus tank top putih dan celana hitam.

Ia memegang segelas susu dan menatap kamera. “Susu … menyehatkan tubuh,” tulisnya dalam keterangan foto.

Mayoritas netizen langsung berkomentar negatif.

“Tidak juga! Susu adalah minuman terburuk yang dapat diminum manusia,” tulis seorang netizen.

“Susu sebenarnya cukup buruk bagi tubuh kita, iklan menyesatkan,” kata yang lain.

Simpson belum menanggapi kecaman itu secara terbuka. Sebelumnya, Hailey Bieber juga sempat dihujat Mei lalu setelah menjadi model kaus bertuliskan “Got Milk?” di Instagram.

Di AS, produk susu banyak dikritik akhir-akhir ini, baik itu produk susu sapi konvensional maupun versi nabati.

Dunkin Donuts menghadapi gugatan class action senilai $5 juta atas biaya tambahan untuk susu non-dairy.

Kini, susu gandum dikecam gegara dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Masyarakat memang mengacu pada pendapat bahwa orang dewasa tidak perlu minum susu sebagai orang dewasa.

Perlukah Minum Susu?

“Manusia sama sekali tidak perlu minum susu sapi,” kata Dr. Deborah Cohen, seorang profesor nutrisi klinis di Universitas Rutgers, kepada Yahoo News.

“Alasan mengapa banyak orang secara historis mengonsumsi susu sapi dan mengapa sebagian besar profesional perawatan kesehatan secara tradisional merekomendasikan susu sapi adalah karena susu sapi merupakan sumber yang baik,  dan sumber yang sangat bioavailable, baik kalsium maupun vitamin D.”

Bioavailable berarti seberapa baik nutrisi diserap dalam tubuh.

Selain yogurt dan keju, sumber nutrisi lainnya tidak sekuat itu, kata Cohen.

Ahli gizi Karen Ansel, penulis The Calendar Diet, setuju. “Meskipun orang dewasa tidak membutuhkan susu, ada banyak alasan bagus untuk meminumnya,” ungkapnya kepada Yahoo Life.

“Susu mengandung salah satu bentuk protein dengan kualitas tertinggi, yang berarti tubuh Anda dapat menggunakan lebih banyak proteinnya untuk pekerjaan seperti membangun otot, hormon, dan antibodi. Susu sangat kuat sehingga salah satu protein utamanya, whey, digunakan secara khusus untuk membuat bubuk protein.”

Namun, meskipun susu sapi penuh dengan nutrisi, “nutrisi tersebut dapat diperoleh dari sumber lain,” ungkap Jessica Cording, ahli gizi dan penulis The Little Book of Game Changers: 50 Healthy Habits For Managing Stress & Anxiety, kepada Yahoo Life.

“Secara teknis, seseorang tidak perlu mengonsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya,” imbuhnya.

“Manusia dapat memperoleh nutrisi ini dari tempat lain,” ungkap Katherine Balantekin, seorang ahli diet dan asisten profesor di University at Buffalo, kepada Yahoo Life.

Cohen mengatakan, ada berbagai macam susu nabati dan makanan yang difortifikasi di pasaran, yang membuat orang tidak perlu bergantung pada susu sapi.

Apakah Salah Minum Susu?

Susu olahan dairy semakin kurang populer di AS.

Pada tahun 2022, anggota Generasi Z membeli susu 20 persen lebih sedikit daripada rata-rata nasional, menurut New York Times.

Namun, menyebut susu sebagai “minuman terburuk yang dapat diminum manusia” adalah klaim yang berani, dan para ahli mengatakan itu terlalu berlebihan.

“Semakin banyak orang yang tertarik pada pola makan nabati dan pola makan vegetarian dan vegan. Yang berarti lebih sedikit konsumsi susu sapi,” kata Cohen.

“Ada beberapa kekhawatiran dan kebingungan tentang peran susu dalam penyakit kardiovaskular, kanker, dan obesitas. Tetapi tidak ada bukti mendukung hubungan antara susu rendah lemak dan berbagai klaim ini,” sambungnya.

Cohen juga menunjukkan kekhawatiran tentang sapi yang berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca dan pemanasan global.

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang mungkin tidak merasa nyaman minum susu. Contohnya karena intoleransi laktosa atau alergi susu.

Namun, bagi orang dewasa pada umumnya, ia mengatakan tidak ada salahnya minum segelas susu saat Anda menginginkannya.

“Minum susu nabati atau tidak adalah “sangat individual,” kata Cording. “Hanya karena sesuatu berbahan dasar nabati tidak berarti itu sehat,” katanya.

Ia katakan produk-produk ini cenderung mengandung banyak gula.

Jika konsumen lebih suka menggunakan susu nabati, Cording menyarankan untuk memeriksa label untuk melihat berapa banyak gula yang dikandungnya.

Cek juga apakah susu tersebut diperkaya dengan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, vitamin B12, dan protein.

“Susu nabati merupakan alternatif yang bagus bagi vegan yang ingin minum susu atau menggunakan susu dalam sereal dan kue,” katanya. “Saat ini terdapat berbagai macam susu nabati termasuk susu kedelai, susu almond, susu gandum, susu rami, susu mete, susu kelapa, susu beras, susu macadamia, dan susu kacang polong.”

Intinya, para ahli mengatakan susu sapi tidak berbahaya meski tidak terlalu punya peran signifikan untuk kesehatan

Tinggalkan Komentar